Monday, 13 January 2020

Revolusi Industri 4.0 menuju Masyarakat 5.0 atau Society 5.0

Bagaimana teknologi seperti kecerdasan buatan, kendaraan otonom dan internet saling mempengaruhi kehidupan manusia.

Berikut ini Tahapan revolusi Industri 4.0 :

1. Revolusi ke Satu.
Pada abad 18 pada tahun (1760-1840) di Inggris Raya terjadi perubahan proses manufaktur dari tenaga manusia ke mesin.
Pada tahun 1764 JAMES WATT menciptakan mesin uap. Pada tahun 1783 MARQUIS DE JOUFTORY menciptakan mesin uap penggerak kapal.

2. Revolusi ke Dua
Pada abad 19 tahun (1840-1870) dengan adanya produksi massal, mesin listrik dan standardnisasi industri. Pada tahun 1843 ERNEST WERNER NON SIEMENS menciptakan telegraf kodemorse.

3. Revolusi ke Tiga 
Pada abad 20 tahun (1969) dengan adanya komputer dan teknologi informasi

4. Revolusi ke Empat
Pada tahun 2016 pengabungan teknologi otomisasi dengan teknologi siber yang merupakan pengertian dari Revolusi Industri 4.0 . 

Revolusi industri 4.0 mempunyai inovasi baru di industri diantaranya :
- internet of things (IoT)
- Big data
- Percetakan 3D
- Kendaraan tanpa pengemudi
- Kecerdasan buatan 
- Rekayasa benetika
- Robot dan mesin pintar

Prinsip perancangan revolusi industri 4.0 :

1. INTEROPERABILITAS
dimana kemapuan mesin perangkat, sensor dan manusia untuk berhubungan dan komunikasi dengan satu sama yang lain lewat internet of things atau IoT.

2. TRANSPARANSI INFORMASI
dimana sistem informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya model pabrik digital dengan data sensor.

3. BANTUAN TEKNIS 
dimana yang pertama :
Kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia dengan mengumpulkan dan membuat visualisasi informasi secara menyeluruh agar bisa membuat keputusan dengan bijak dan meyelesaikan masalah genting yang mendadak.
Yang kedua :
kemampuan sistem siber fisik untuk membantu manusia secara fisik. Dengan melakukan serangkaian tugas yang tidak menyenangkan terlalu berat atau tidak nyaman bagi manusia.

4. KEPUTUSAN MANDIRI
dimana kemampuan siber fisik untuk membuat keputusan sendiri dan melakukan tugas mandiri mungkin, bila terkadi pengecualian, gangguan atau ada tujuan berseberangan tugas di delegasi ke atas

Nahhh sekarang lagi tenarnya Masyarakat 5.0 atau disebut juga dengan SOCIETY 5.0  . Secara singkat sejarah dan defenisi dari society 5.0 

Masyakarat 5.0 atau Society 5.0 muncul pada bulan januari tahun 2019 di negara asia yaitu Japan. Dimana defenisi Masyarakat 5.0 atau Society 5.0 merupakan implementasi kecerdasan buatan, teknologi, big data, teknologi informasi, robot dan aplikasi yang membantu kehidupan manusia, dimana implementasi tersebut  tidak dapat menganggu kehidupan manusia. 

Berikut tahapan masyarakat 5.0 atau society 5.0 .

- society 1.0 
Pada masa ini manusia mengahiskan waktu berburu dan berpindah-pindah tempat. Manusia telah mampu membuat perlatan sedehana dan memanfaatkan keluatan alam yaitu api untuk memasak dan mengusir predator.

- society 2.0
Revolusi agrikultur. Era ini manusia tidak perlu mengabiskan wktu untuk berburu dan berpindah tempat. Pada masa ini manusia mulai menetap di satu tempat dan membangun suatu peradaban dan masyarakat yang lebih kompleks.

- society 3.0
Manusia yang tadinya bercocok tanam dan berternak hewan, sekarang bekerja di pabrik-pabrik dengan sistem upah. Kapitalisme akar dari kemajuan zaman, kemajuan teknologi dan kemajuan ekonomi sekaligus faktor besar kesenjangan masyarakat dan kerusakan lingkungan.

- society 4.0
Bergesernya ekonomi tradisional menuju ekonomi digital dimana segala kegiatan ini berbasis internet dan komputer. Para pelaku industri sekarang berlomba-lomba untuk memodernisasi sistem produksi, distribusi, maupun pelayanannya dengan teknologi yang berbasis internet dan komputer.

- society 5.0

Di indonesia sudah mulai menerapkan perkembangan Masyarakat 5.0 atau Society 5.0 di bidang instansi pemerintah maupun di perusahan BUMN ataupun swasta 

Sekian dari saya pada perkembangan dari dunia digital. Terimakasih


2 comments:

  1. Apa bedanya dengan industri 4.0 dengan society 5.0

    ReplyDelete
  2. perbedaannya sudah jelas isi dari bloger dari generasi ke generasi baru. Terima kasih

    ReplyDelete